Welcome, Guest. Please login or register.
September 03, 2010, 01:33:11 pm
Home Help Search Login Register
News:   Ikutin Lomba : Johnson Baby Album

+  ** C E L O T E H ** S A N G :: I B U **::
|-+  FAKTOR PEMBENTUK KECERDASAN
| |-+  Bonding & Stimulasi
| | |-+  Jangan Benci Aku, Mama!!!
« previous next »
Pages: [1] Print
Author Topic: Jangan Benci Aku, Mama!!!  (Read 161916 times)
boenda yasmin
Ibu RW
**
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 298



View Profile Email
« on: October 09, 2007, 04:35:31 pm »

Ada cerita yang sangat menyentuh nih, untuk para Moommie's


Dua puluh tahun yang lalu saya melahirkan seorang anak laki-laki,
wajahnya lumayan tampan namun terlihat agak bodoh. Sam, suamiku,
memberinya nama Eric. Semakin lama semakin nampak jelas bahwa anak ini
memang agak terbelakang. Saya berniat memberikannya kepada orang lain
saja untuk dijadikan budak atau pelayan.
Namun Sam mencegah niat buruk itu. Akhirnya terpaksa saya
membesarkannya juga. Di tahun kedua setelah Eric dilahirkan saya pun
melahirkan kembali seorang anak perempuan yang cantik mungil. Saya
menamainya Angelica.
Saya sangat menyayangi Angelica, demikian juga Sam. Seringkali kami
mengajaknya pergi ke taman hiburan dan membelikannya pakaian anak-anak
yang indah-indah.
Namun tidak demikian halnya dengan Eric. Ia hanya memiliki beberapa
stel pakaian butut. Sam berniat membelikannya, namun saya selalu
melarangnya dengan dalih penghematan uang keluarga. Sam selalu
menuruti perkataan saya. Saat usia Angelica 2 tahun Sam meninggal
dunia. Eric sudah berumur
4 tahun kala itu. Keluarga kami menjadi semakin miskin dengan hutang
yang semakin menumpuk. Akhirnya saya mengambil tindakan yang akan
membuat saya menyesal seumur hidup. Saya pergi meninggalkan kampung
kelahiran saya beserta Angelica. Eric yang sedang tertidur lelap saya
tinggalkan begitu saja. Kemudian saya tinggal di sebuah gubuk setelah
rumah kami laku terjual untuk membayar hutang. Setahun, 2 tahun, 5
tahun, 10 tahun.. telah berlalu sejak kejadian itu.
Saya telah menikah kembali dengan Brad, seorang pria dewasa. Usia
Pernikahan kami telah menginjak tahun kelima. Berkat Brad, sifat-sifat
buruk saya yang semula pemarah, egois, dan tinggi hati, berubah
sedikit demi sedikit menjadi lebih sabar dan penyayang. Angelica telah
berumur
12 tahun dan kami menyekolahkan dia di asrama putri sekolah perawatan.
Tidak ada lagi yang ingat tentang Eric dan tidak ada lagi yang
mengingatnya.
Sampai suatu malam. Malam di mana saya bermimpi tentang seorang anak.
Wajahnya agak tampan namun tampak pucat sekali. Ia melihat ke arah
saya.
Sambil tersenyum ia berkata, "Tante, Tante kenal mama saya? Saya lindu
cekali pada Mommy!"
Setelah berkata demikian ia mulai beranjak pergi, namun saya
menahannya, "Tunggu..., sepertinya saya mengenalmu. Siapa namamu anak
manis?"
"Nama saya Elic, Tante."
"Eric? Eric... Ya Tuhan! Kau benar-benar Eric?"
Saya langsung tersentak dan bangun. Rasa bersalah, sesal dan berbagai
perasaan aneh lainnya menerpa diri saya saat itu juga. Tiba-tiba
terlintas kembali kisah ironis yang terjadi dulu seperti sebuah film
yang diputar dikepala saya. Baru sekarang saya menyadari betapa
jahatnya perbuatan saya dulu.Rasanya seperti mau mati saja saat itu.
Ya, saya harus mati..., mati..., mati... Ketika tinggal seinchi jarak
pisau yang akan saya goreskan ke pergelangan tangan, tiba-tiba
bayangan Eric melintas kembali di pikiran saya. Ya Eric, Mommy akan
menjemputmu Eric...
Sore itu saya memarkir mobil biru saya di samping sebuah gubuk, dan
Brad dengan pandangan heran menatap saya dari samping. "Mary, apa yang
sebenarnya terjadi?"
"Oh, Brad, kau pasti akan membenciku setelah saya menceritakan hal
yang telah saya lakukan dulu." tTpi aku menceritakannya juga dengan
terisak-isak. ..
Ternyata Tuhan sungguh baik kepada saya. Ia telah memberikan suami
yang begitu baik dan penuh pengertian. Setelah tangis saya reda, saya
keluar dari mobil diikuti oleh Brad dari belakang. Mata saya menatap
lekat pada gubuk yang terbentang dua meter dari hadapan saya. Saya
mulai teringat betapa gubuk itu pernah saya tinggali beberapa bulan
lamanya dan Eric..
Eric...
Saya meninggalkan Eric di sana 10 tahun yang lalu. Dengan perasaan
sedih saya berlari menghampiri gubuk tersebut dan membuka pintu yang
terbuat dari bambu itu. Gelap sekali... Tidak terlihat sesuatu apa
pun! Perlahan mata saya mulai terbiasa dengan kegelapan dalam ruangan
kecil itu.
Namun saya tidak menemukan siapapun juga di dalamnya. Hanya ada
sepotong kain butut tergeletak di lantai tanah. Saya mengambil seraya
mengamatinya dengan seksama... Mata mulai berkaca-kaca, saya mengenali
potongan kain tersebut sebagai bekas baju butut yang dulu dikenakan
Eric sehari-harinya. ..
Beberapa saat kemudian, dengan perasaan yang sulit dilukiskan, saya
pun keluar dari ruangan itu... Air mata saya mengalir dengan deras.
Saat itu saya hanya diam saja. Sesaat kemudian saya dan Brad mulai
menaiki mobil untuk meninggalkan tempat tersebut. Namun, saya melihat
seseorang di belakang mobil kami. Saya sempat kaget sebab suasana saat
itu gelap sekali. Kemudian terlihatlah wajah orang itu yang demikian
kotor.
Ternyata ia seorang wanita tua. Kembali saya tersentak kaget manakala
ia tiba-tiba menegur saya dengan suaranya yang parau.
"Heii...! Siapa kamu?! Mau apa kau kemari?!"
Dengan memberanikan diri, saya pun bertanya, "Ibu, apa ibu kenal
dengan seorang anak bernama Eric yang dulu tinggal di sini?"
Ia menjawab, "Kalau kamu ibunya, kamu sungguh perempuan terkutuk!
Tahukah kamu, 10 tahun yang lalu sejak kamu meninggalkannya di sini,
Eric terus menunggu ibunya dan memanggil, 'Mommy..., mommy!' Karena
tidak tega, saya terkadang memberinya makan dan mengajaknya tinggal
Bersama saya. Walaupun saya orang miskin dan hanya bekerja sebagai
pemulung sampah, namun saya tidak akan meninggalkan anak saya seperti
itu! Tiga bulan yang lalu Eric meninggalkan secarik kertas ini. Ia
belajar menulis setiap hari selama bertahun-tahun hanya untuk menulis
ini untukmu..."
Saya pun membaca tulisan di kertas itu...
"Mommy, mengapa Mommy tidak pernah kembali lagi...? Mommy marah sama
Eric, ya? Mom, biarlah Eric yang pergi saja, tapi Mommy harus berjanji
kalau Mommy tidak akan marah lagi sama Eric. Bye, Mom..."
Saya menjerit histeris membaca surat itu. "Bu, tolong katakan...
katakan di mana ia sekarang? Saya berjanji akan meyayanginya sekarang!
Saya tidak akan meninggalkannya lagi, Bu! Tolong katakan..!!"
Brad memeluk tubuh saya yang bergetar keras.
"Nyonya, semua sudah terlambat. Sehari sebelum nyonya datang, Eric
telah meninggal dunia.. Ia meninggal di belakang gubuk ini. Tubuhnya
sangat kurus, ia sangat lemah. Hanya demi menunggumu ia rela bertahan
di belakang gubuk ini tanpa ia berani masuk ke dalamnya. Ia takut
apabila Mommy-nya datang, Mommy-nya akan pergi lagi bila melihatnya
ada di dalam sana ... Ia hanya berharap dapat melihat Mommy-nya dari
belakang gubuk ini... Meskipun hujan deras, dengan kondisinya yang
lemah ia terus bersikeras menunggu Nyonya di sana .
Saya kemudian pingsan dan tidak ingat apa-apa lagi.

(kisah nyata di irlandia utara)
Logged

aga and lila
Ibu RW
**
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 496


aga n lila


View Profile WWW
« Reply #1 on: October 10, 2007, 01:03:04 pm »

omg bacanya sampe menitikkan air mata sama ngelus dada.. .... Cry
Logged



Anna (anna nya fay)
T E L A D A N
****
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 1572


Mama Papa menjenks

christ_ar792003
View Profile WWW
« Reply #2 on: October 10, 2007, 01:44:17 pm »

yang buat gw bingung ya ...tu anak 4 taun bisa yah 10 taun idup dan belajar nulis segala
Logged

Bunda Andra
T E L A D A N
****
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 1737


bunda andra


View Profile Email
« Reply #3 on: October 10, 2007, 04:22:30 pm »

 Cry  Cry  tante Novi..... sedih nih....  Cry  Cry
Logged

th3
Ibu PKK
***
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 653


Joshua Williams


View Profile Email
« Reply #4 on: October 19, 2007, 09:44:56 am »

Duuh,ceritanya dapet darimana kok miris banget...... Cry Cry

Logged
boenda yasmin
Ibu RW
**
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 298



View Profile Email
« Reply #5 on: October 20, 2007, 12:21:19 am »

Iya.... memang sedih banget ceritanya....
aku aja sempat menitikkan air mata... Cry  Cry  Cry

Aku dapat ceritanya dari  temen....

Jangan pada nangis ya.....
Logged

ibunya rakha
Warga
*
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 132


hhmmmm.......nyot..nyot....


View Profile WWW Email
« Reply #6 on: October 29, 2007, 02:55:15 pm »

aduh boenda Yasmin..hiks..hiks..gmn ga nangis baca story ini.....
Logged

Flora & Zefanya
T E L A D A N
****
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 1897



View Profile Email
« Reply #7 on: October 29, 2007, 06:58:52 pm »

Mommynya Eric menurutku bukan seorang Ibu
tidak mungkin seorang Ibu berbuat seperti itu terhadap anaknya  Embarrassed

 
Logged

yulis
Warga
*
Offline Offline

Posts: 32


View Profile Email
« Reply #8 on: November 02, 2007, 09:58:57 am »

Ya Allah... saya sampe nangis ..

kok ada ya ibu yg tega seperti itu.
klo'kita liat berita2 bayi dianiaya ama ortunya..saya juga heran kok ada ya...??
Logged
Flora & Zefanya
T E L A D A N
****
Offline Offline

Gender: Female
Posts: 1897



View Profile Email
« Reply #9 on: November 05, 2007, 12:03:51 pm »

anak adalah anugerah dan berkat dari Tuhan
kenapa banyak anak yang "disiksa" padahal dengan tubuh kecilnya itu mereka masih sangat perlu perlindungan.

... beraninya jangan sama anak kecil dunk ...
Logged

Fael's Mother
Warga
*
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 249


Fael & Barney


View Profile Email
« Reply #10 on: November 19, 2007, 07:27:34 pm »


... beraninya jangan sama anak kecil dunk ...

tadinya aku baca hampir nangis... Cry
tapi begitu baca postingan Jeng Flora ini aku jadi mau  Grin...
maap yah.....  Grin
iya yah beraninya jangan sama anak kecil yah....??  Huh? Cheesy

but it's deeply sad story....

mungkin ego sang ibu begitu besar sehingga mengorbankan perasaan dan hidup darah dagingnya sendiri...
Logged

phiek_ndut
Warga
*
Offline Offline

Gender: Male
Posts: 17


Rayhan Rifqi Kusuma

ucrit75@yahoo.com
View Profile Email
« Reply #11 on: December 19, 2007, 02:42:21 pm »

masya allah.... jadi inget kalo pas jengkel ama anak.... moga2 kita dijauhkan dari sifat yang demikian.
Logged

michel
Ibu RW
**
Offline Offline

Posts: 374


jerico


View Profile
« Reply #12 on: December 14, 2009, 10:18:10 am »

Iya yah stlh bertahun tahun dia bisa bertahan hdp sapa yg ksh dia mkn?
Logged

Pages: [1] Print 
« previous next »
Jump to:  


Login with username, password and session length

Powered by MySQL Powered by PHP Powered by SMF 1.1.11 | SMF © 2006-2009, Simple Machines LLC Valid XHTML 1.0! Valid CSS!