Welcome, Guest. Please login or register.
April 21, 2014, 01:57:25 am
Home Help Calendar Login Register
News:

+  ** C E L O T E H ** S A N G :: I B U **::
|-+  SETIAP ANAK TERLAHIR CERDAS
| |-+  IQ (Intelligence Quotient)
| | |-+  Faktor penunjang IQ anak
« previous next »
Pages: [1] 2 Print
Author Topic: Faktor penunjang IQ anak  (Read 500 times)
parentsguide
Guest


Email
« on: April 07, 2007, 11:20:20 pm »

Ada banyak faktor yang mempengaruhi tingkat IQ anak:

1. Faktor Genetika
2. Faktor Lingkungan Sekitar (perilaku & bahasa)
3. Asupan Gizi anak
4. Kasih Sayang
5. Pendidikan yang sesuai / tepat


Ada lagi faktor penunjang yang lainnya? tambahin ya... Smiley
Logged
flora kilapong
Guest


Email
« Reply #1 on: April 18, 2007, 04:32:19 pm »

Ada banyak faktor yang mempengaruhi tingkat IQ anak:

1. Faktor Genetika
2. Faktor Lingkungan Sekitar (perilaku & bahasa)
3. Asupan Gizi anak
4. Kasih Sayang
5. Pendidikan yang sesuai / tepat
6. Pola Asuh

Ada lagi faktor penunjang yang lainnya? tambahin ya... Smiley
Logged
diana

Offline Offline

Posts: 47



View Profile Email
« Reply #2 on: April 18, 2007, 04:42:51 pm »

apa lagi ya ...? ada yang lain gak ya ?

thx
diana
Logged
lia_widhiaryo
Guest


Email
« Reply #3 on: April 19, 2007, 04:52:40 pm »

kayaknya ga ada lagi dech faktor penunjang yg lainnya?
Logged
dzaky
Guest


Email
« Reply #4 on: April 20, 2007, 12:56:50 pm »

Apakah faktor  yang paling dominan dalam penunjang IQ anak? dan bagaimana pola asuh yang tepat.

Thanks.
Logged
cahayabulan
Ibu RT

Offline Offline

Posts: 51



View Profile
« Reply #5 on: April 22, 2007, 03:14:16 am »

hemm... ada juga sih yg bilang
semua anak normal bisa berkembangan dengan baik bila mendapatkan gizi yang cukup dan stimulasi yang baik

Kalau pola asuh, ya mestinya orang tua harus lebih tau, karena persentase waktu yang dihabiskan anak dalam sehari lebih banyak dihabiskan dengan OrTunya kan...?

ya kecuali klo yg ma suster/pengasuh he he he he  Grin
Logged
zakia
Guest


Email
« Reply #6 on: April 24, 2007, 07:16:10 am »

ada  yang bilang, anak yg di beri asi IQ nya lebih tinggi 1 tingkat dari anak yg sama sekali tidak mendapat asupan asi.
Logged
ibunya azwa
Guest


Email
« Reply #7 on: April 24, 2007, 09:41:19 am »

ada  yang bilang, anak yg di beri asi IQ nya lebih tinggi 1 tingkat dari anak yg sama sekali tidak mendapat asupan asi.

masuk akal banget... Karena ASI kan punya kandungan omega 3, omega 6, DHA dan AA yang alami. dijamin nggak rusak lagi. Coba kandungan itu ada dalam susu formula, apa yakin setelah dicampur air hangat kuku kandungan itu masih ada? Ayo ibu-ibu, berilah anak anda ASI walo sedikit.. nikmat lho memberi ASI ke anak kita....
Takut payudara turun? tenang aja..kan ada pusat pembentukan tubuh kembali..  Roll Eyes
Logged
diana

Offline Offline

Posts: 47



View Profile Email
« Reply #8 on: April 26, 2007, 10:05:00 pm »

IQ, Ditentukan Banyak Faktor

Para pakar ilmu sosial sebenarnya masih berargumen mengenai apa sesungguhnya yang membentuk IQ seseorang. Tapi kebanyakan profesional setuju, bahwa IQ dapat diukur dengan suatu alat test intelegensi standar seperti Skala Intelegensi Wechsler, yang mencakup baik kemampuan verbal dan nonverbal, termasuk daya ingat, bahasa, pemecahan masalah, konsepsi, persepsi, pengolahan informasi, dan kemampuan abstraksi.

Namun sebenarnya hasil dari metode pengukuran yang diciptakan oleh Wechsler, dan juga beberapa metode pengukuran 'faktor intelegensi umum' ciptaan ahli lainnya, ini bersifat temporer. Hasil tes IQ yang baik juga bergantung pada beberapa hal, misalnya latihan, stimulasi dan kondisi fisik yang dialami anak.

Di sisi lain, perilaku, kesehatan mental, pendidikan, dan nilai yang dianut ibu, faktor keluarga dan perkembangan usia juga memungkinkan perolehan hasil yang berberda. Apalagi dalam jangka waktu tertentu bisa saja anak mengalami hal-hal yang traumatis, dan ini akan mempengaruhi hasil tes. Sehingga hasil pengukuran IQ merupakan perolehan suatu tes pada suatu saat tertentu saja.

Oleh karena itu, saat ini telah dikembangkan pemeriksaan menyeluruh untuk mengetahui intelegensi anak (System Multicultural Pluralistic Assessment). Tes ini merupakan gabungan dari tes IQ model Wechsler, tatap muka dengan anak dan orangtua untuk mengetahui sejarah kesehatan anak, dan latar belakang sosiokultural keluarga.

Tes juga mencakup pengukuran tingkah laku adaptif anak, perilaku nonakademis di lingkungan kesehariannya, dan pemeriksaan fisik dan kesehatan secara lengkap hingga menyangkut ketrampilan motorik halus dan kasar, serta kemampuan penglihatan dan pendengaran. Dengan pemeriksaan menyeluruh ini, kemampuan potensial anak bisa diketahui secara lebih tepat.

Logged
diana

Offline Offline

Posts: 47



View Profile Email
« Reply #9 on: April 26, 2007, 10:07:12 pm »

Tujuh Macam Kecerdasan

Menurut H. Gardner, pakar psikologi dari Amerika Serikat, terdapat tujuh macam kecerdasan, yaitu:


  • kemampuan linguistik
  • logika matematis
  • kecerdasan keuangan, yang berhubungan dengan kemampuan memahami dan mengelola masalah keuangan
  • kecerdasan dalam hal musik
  • kecerdasan kinestetis/ketubuhan, yakni kemampuan untuk menggerakan badan dengan luwes
  • kecerdasan antarpribadi, yang berkaitan dengan kemampuan untuk memahami orang lain
  • kecerdasan intrapribadi, yakni kemampuan untuk memahami dan mengembangkan diri sendiri.

Pembedaan jenis kecerdasan ini dimaksudkan agar anak tidak dinilai semata-mata berdasarkan hasil tes IQ, karena hal ini justru dapat menimbulkan perasaan rendah diri anak sehingga menghambat kemampuan dirinya untuk berkembang lebih baik.

Sehingga lebih bijaksan jika anak didukung sesuai dengan dimensi kecerdasannya sendiri. Dalam hal ini, peran orang tua dan pendidik sangat penting, karena kehadiran mereka dapat membuka berbagai kesempatan yang sesuai dengan bakat si anak.

Bantulah perkembangan IQ si Kecil
Apa yang dapat dilakukan orang tua untuk membantu pembentukan IQ si kecil? Idealnya memang, sejak kehamilan ibu sudah memperhatikan asupan nutrisi dan stimuli-stimuli dari luar yang dapat berpengaruh pada perkembangan otak si kecil.

Nutrisi Tepat
Proses pembentukan sel-sel otak hanya terjadi sekali seumur hidup dan sel-sel otak yang mati tidak dapat digantikan oleh sel baru. Sedangkan perkembangan sel otak terpesat terjadi pada masa balita, sehingga masa-masa ini sering juga disebut sebagai masa keemasan anak.

Untuk itu, selain pengalaman indera yang merangsang aktivitas dan mematangkan kerja otak, anak juga memerlukan nutrisi yang tepat untuk tumbuh kembang otaknya.

Salah satu zat gizi yang penting perannya bagi perkembangan otak si kecil adalah zat besi. Kekurangan zat besi akan mengakibatkan anak mengalami anemia (kurangnya sel darah merah) yang dapat menghambat pertumbuhan fisik dan intelektualnya.

Data penelitian menunjukkan bahwa lebih dari 50% anak-anak mengalami anemia saat berumur 6 bulan yang berpotensi menurunkan IQ mereka sampai 10 poin.

Kekurangan zat besi dapat dihindarkan dengan cara memberikan air susu ibu (ASI) dlam jangka waktu panjang, memberikan makanan tambahan yang kaya besi pada bayi usia 4-6 bulan, makanan yang memudahkan penyerapan besi (daging, ikan, ayam, hati) pada saat pemberian makanan padat, dan menjaga kebersihan lingkungan, karena infeksi berulang dan infestasi (serbuan) cacing tambang dapat menyebabkan anemia karena kekurangan zat besi.
Logged
diana

Offline Offline

Posts: 47



View Profile Email
« Reply #10 on: April 26, 2007, 10:09:02 pm »

Bantu Perkembangan Kecerdasan Si Kecil

Apa yang dapat dilakukan orang tua untuk membantu pembentukan IQ si kecil? Idealnya memang, sejak kehamilan ibu sudah memperhatikan asupan nutrisi dan stimuli-stimuli dari luar yang dapat berpengaruh pada perkembangan otak si kecil.

Musik Klasik
Alternatif lain yang disarankan oleh para ahli adalah memperdengarkan musik klasik sejak bayi masih dalam kandungan hingga usia balita. Penelitian menunjukkan bahwa mendengarkan atau belajar musik, terutama musik klasi, bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan berbicara, pendengaran, rasa percaya diri, kemampuan koordinasi ketika mendengarkan musik, dan bahkan mengoptimalkan kecerdasan anak.

Banyak penelitian dari pakar psikologi perkembangan memperlihatkan bahwa musik klasik dapat membantu menstimulasi perkembangan otak anak. Mereka yang sering diperdengarkan jenis musik ini, tanpa sadar dakan memberikan respons terhadap kualitas musik klasik seperti ritme, melodi, dan harmonisasinya.

Hal ini kelak akan memudahkan si kecil memahami berbagai bentuk dari konsep hubungan seperti waktu, ruang dan urutan. Kemampuan ini dibutuhkan agar dapat menguasai ilmu pengetahuan, matematika, dan pemecahan masalah.

Tip Membantu Perkembangan Otak Anak

  •   Rangsangan penglihatan akan membantu anak untuk dapat berkonsentrasi lebih lama.
  •   Rangsangan indera penciuman akan membantu perkembangan gerak motorik.
  •   Menimang si kecil dengan gerakan beritme akan membantu perkembangan memorinya.
  •   Saat Anda memberikan rangsangan pada satu atau dua indera si kecil secara bersamaan, Anda meningkatkan tingkat perhatian dan keingintahuannya.
<sbr/infosehat.com>
Logged
flora kilapong
Guest


Email
« Reply #11 on: June 12, 2007, 03:37:30 pm »

diana u are a great mom  Smiley
your info it's very good 4 my baby, zefanya  Wink
Logged
th3

Offline Offline

Gender: Male
Posts: 653

Joshua Williams


View Profile Email
« Reply #12 on: July 04, 2007, 08:49:59 am »

 Roll Eyes Klo menurut saya sih, untuk kecerdasan masih lebih baik susu formula karena kandungan gizinya pol, disesuaikan.bahkan berlebihan, makanya banyak yang jadi hiperaktif, tapi soal cerdasnya memang sangat cerdas.
tapi klo kekuatan daya tahan tubuh dan kealamian memang bagus dari ASI ( colostrum ). ASI juga gak kalah dari susu formula, tapi harus diperhatikan asupan gizi ibu yang menyusuinya.
Logged
ibunya azwa
Guest


Email
« Reply #13 on: July 04, 2007, 08:57:12 am »

Roll Eyes Klo menurut saya sih, untuk kecerdasan masih lebih baik susu formula karena kandungan gizinya pol, disesuaikan.bahkan berlebihan, makanya banyak yang jadi hiperaktif, tapi soal cerdasnya memang sangat cerdas.
tapi klo kekuatan daya tahan tubuh dan kealamian memang bagus dari ASI ( colostrum ). ASI juga gak kalah dari susu formula, tapi harus diperhatikan asupan gizi ibu yang menyusuinya.


Secara logis gampangannya gini aja deh.. susu formula kan dibuat dari susu sapi, susu sapi terbaik ya untuk anak sapi... Nah kalo anak manusia ya kasih susu manusia dong.. susu manusia terbaik untuk manusia... Jadi sebisa mungkin kasih ASI dong buat anak kita..  Grin

Kandungan yang ada dalam sufor kan sma sekali nggak alami dan sudah ter-fortified.. AA DHA ARA dkk-nya itu sebenernya nggak guna, karna apa? karna zat2 tersebut mudah sekali hilang begitu terlarut sama air even itu suam2 kuku doang jeng... Dah gitu, kalo cuma AA DHA dkk-nyua itu tanpa ada enzimnya ya nggak mungkin "jadi" manfaatnya.. Percuma to.. dah bayar mahal ternyata nggak bermanpaat, kenyang doang  Tongue hihihihi...
Logged
ira
Ibu RT

Offline Offline

Gender: Female
Posts: 333


mama & zahra

martinairawati@yahoo.com
View Profile Email
« Reply #14 on: July 08, 2007, 09:37:56 am »

Roll Eyes Klo menurut saya sih, untuk kecerdasan masih lebih baik susu formula karena kandungan gizinya pol, disesuaikan.bahkan berlebihan, makanya banyak yang jadi hiperaktif, tapi soal cerdasnya memang sangat cerdas.
tapi klo kekuatan daya tahan tubuh dan kealamian memang bagus dari ASI ( colostrum ). ASI juga gak kalah dari susu formula, tapi harus diperhatikan asupan gizi ibu yang menyusuinya.

dari yang pernah saya dengar.. justru begini.. kalo si kecil di kasih susu formula aja sudah cerdas, kalo di kasih ASI seharusnya lebih cerdas lagi.. tapi karena asupannya formula.. there's something missing dan membuat kepintarannya berkurang, jadi kalo si kecil dikasih ASI aja, pasti dia lebih cerdas lagi..
Logged

Pages: [1] 2 Print 
« previous next »
Jump to:  


Login with username, password and session length

Powered by SMF 1.1.19 | SMF © 2013, Simple Machines